4 Tips menjaga kesehatan keluarga selama puasa

menjaga kesehatan selama puasa

Menjaga kesehatan keluarga selama puasa ternyata bukan hal yang mudah. Lantaran saat ramadan tahun ini kesibukan saya bertambah. Disamping mengurus anak-anak, update blog, masak untuk menu buka puasa dan sahur favorit. Tahun ini pertama kalinya saya bikin kue lebaran untuk stok di rumah, dibagikan ke keluarga, dan beberapa teman.

kue lebaran cokelat koko krunch
kue lebaran cokelat koko krunch yang kami buat
kue lebaran sagu keju
kue lebaran sagu keju yang saya bikin sendiri dibantu misua

Kebayang kan waktu leyeh-leyeh juga makin sedikit. Mama saya udah wanti-wanti buat jaga kesehatan untuk persiapan mudik. Setelah penantian dua tahun pandemi akhirnya mudik, seneng bisa sillaturahmi dengan keluarga besar sambil makan menu lebaran 2022. Makanya, ngga asyik kalau sampai momen hari raya idul fitri kami harus terganggu lantaran saya sakit akibat tepar duluan.

Tips menjaga kesehatan selama puasa

Berikut beberapa pesan dari mama agar stamina saya tetep fit meskipun diterjang berbagai kesibukan.

1. Istirahat cukup

Selama ramadan, waktu istirahat malam jadi agak berkurang. Sebab harus tarawih, tadarus, dan update blog. Kalau rutinitas biasanya jam delapan, atau paling lambat jam sembilan malam sudah bersiap untuk tidur. Saat bulan puasa, saya sering tidur jam dua belas malam, dan bangun jam tiga dini hari untuk sahur. Akibatnya saya harus mengorbankan jam tidur malam yang seharusnya dimulai setelah sholat tarawih.

Biasanya saya menulis sembari mendengarkan suara tadarusan dari musholla dekat rumah. Selama tadarusan belum usai, saya pun masih duduk anteng mengetik di depan laptop. Daripada kebablasan ngga makan sahur, setelah update blog saya langsung makan sahur baru tidur.

Konsekuensinya saya ubah jam tidur malam saya, menjadi jam tidur siang. Tepatnya setelah sholat dhuhur saya tidur sampai waktu menjelang sholat ashar. Dengan begini kekurangan jam tidur malam bisa tergantikan.

2. Makan-makanan berserat

Mama pesan supaya selalu makan sahur pakai sayuran dan buah-buahan supaya pencernaan lancar. Saya selalu usahkan nyetok buah-buahan, seringnya pisang, pepaya, semangka, jeruk, dan lauk sayuran di rumah.

Biar makin segar, buah-buahannya saya bikin menjadi es buah. Selama puasa memang jadi lebih sering minum es karena cuaca lagi panas banget.

3. Batasi minum es

Ada ngga yang waktu puasa bawaannya pengen buka pakai es buah dan kawan-kawannya? Langsung nunjuk ke diri sendiri. Wkwk

Sebenernya saya itu ngga begitu suka minuman manis yang dingin, entahlah selama puasa kemarin bawaannya ingin minum yang seger-seger. Maklum cuaca di Surabaya sering panas, belum lagi habis panas-panasan anter jemput anak-anak.

Memang agak susah ngerem keinginan untuk tak menegak es selama puasa. Yang penting juga dibarengi dengan minuman hangat seperti teh manis hangat dan berbagai wedang herbal.

4. Perbanyak minum hangat

Untuk mengimbangi minum minuman dingin saat buka puasa, perlu rutin mengonsumsi minuman hangat. Untuk jaga kesehatan selama puasa, mama cerita tiap sahur sering minum air hangat yang diberi madu.

Tak lupa nyetok Antangin JRG, yang akan diminum kalau badan mulai meriang. Selama ramadan kemarin bisa dibilang cuacanya tak menentu, kadang terik banget, kadang mendung, beberapa kali turun hujan.

Sejak kerja dulu saya suka nyetok Antangin JRG untuk kalau mulai masuk angin. Maklum kerjanya kena AC terus, bahkan posisi meja saya pas menghadap AC. Belum lagi makannya juga ngga rutin, makannya dulu saya sering masuk angin.

Biasanya minum Antangin JRG di kemasannya langsung atau dicampur setengah gelas air hangat. Kalau mama ke rumah kami, mesti minta Antangin JRG. Katanya bikin badan jadi enak, angin di dalam tubuh keluar seketika.

Saya jadi ingat stok Antangin JRG di rumah habis, jadi langsung meluncur ke toko dekat rumah dan menemukan ada Antangin Habbatussauda. Saya tahu habbatussauda atau jintan hitam punya banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Manfaat Habbatussauda untuk kesehatan tubuh

Dikutip dari hellosehat, Habbatussauda punya beberapa khasiat untuk kesehatan
✔️ Meningkatkan daya tahan tubuh
✔️ Mengatasi gejala diabetes tipe 1
✔️ Menurunkan tekanan darah
✔️ Melawan kanker

Seneng akhirnya Antangin punya varian Habbatussauda, sehingga saya bisa sekaligus mendapatkan manfaat Habbatussauda di dalam sebungkus Antangin Habbatussauda.

Kenapa pilih Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda?

Karena kegiatan saya selama puasa lumayan padat, saya butuh asupan yang mampu menghangatkan tubuh, terutama saat kerja di malam hari.

✅️ Terbuat dari bahan herbal

Untuk pengobatan di rumah, saya usahakan terlebih dulu memakai obat herbal untuk mengurangi efek samping penggunaan obat-obatan kimia. Karena saya ngga ingin ginjal saya jadi bermasalah saat lansia nanti, akibat keseringan minum obat-obatan kimia.

Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda terbuat dari bahan herbal

Tiap 15 ml kemasan Antangin JRG mengandung bahan herbal
Zingiberis Rhizoma (jahe) 7,336, Royal Jelly 0,525, Panax ginseng (ginseng) 1,05, Blumeae Folium (daun sembung) 2,445, Menthae Folium (daun mint) 4,89.

Tiap 15 ml kemasan Antangin Habbatussauda mengandung bahan herbal

Habbatussauda, Meniran, Jahe, Daun Sembung, Daun Mint, Biji Pala, Kunir, Akar Manis, Madu.

✅️ Sudah lulus uji BPOM

Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda sudah terjamin keamanannya dengan mengantongi nomor POM

Nomor BPOM Antangin JRG : POM TR 202 601 241
Nomor BPOM Antangin Habbatussauda: POM HT 112 600 041

Khasiat Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda

Perlu diketahui Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda punya khasiat yang berbeda.

Khasiat Antangin JRG

Membantu meredakan gejala masuk angin, seperti meriang, mual, kembung, sakit kepala, dan membantu meredakan tenggorokan.

Khasiat Antangin Habbatussauda

Membantu memelihara daya tahan tubuh, meredakan gejala masuk angin, seperti meriang, mual, kembung, sakit kepala dan membantu melegakan tenggorokan.

Testimoni mengonsumsi Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda

Selama puasa saya rutin konsumsi Antangin Habbatussauda setelah selesai makan sahur. Bisa langsung diminum dari kemasan atau dituang ke dalam air hangat. Rasanya makin nikmat bila dituang ke dalam setengah gelas teh tawar hangat. Seketika badan jadi hangat, tenggorokan dan dada terasa plong, beberapa saat keluar keringat. Beberapa daat kemudian langsung sendawa. Enak banget di badan.

Berhubung sehari menjelang lebaran saya sempat ngedrop kena flu dan radang tenggorokan, akibat kurang istirahat. Saya rutin minum Antangin JRG dengan setengah gelas air hangat. Waktu mudik, saya bawa di Antangin JRG di tas untuk diminum langsung. Minumnya tiga kali sehari setelah makan supaya badan lekas sehat saat lebaran.

Oiya, Antangin JRG maupun Antangin Habbatussauda juga bisa diminum anak-anak mulai umur 6 sampai 12 tahun. Cara minumnya setengah dosis dewasa. Kata kakak, rasanya agak pedas, jadi saya beri sedikit tambahan madu dan setengah gelas air teh hangat atau air hangat untuk jaga stamina kakak selama bulan puasa.

antangin untuk anak
Kakak minum setengah dosis Antangin Habbatussauda dicampur setengah gelas air hangat atau setengah gelas air teh hangat.



Alhamdulillah saat lebaran stamina saya mulai membaik, siap sillaturahmi ke sanak saudara dan kerabat. Begitu pula dengan kakak dan suami berkat rutin minum Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda selam bulan puasa.

Share juga dong, cara Teman KeluargaMulyana menjaga kesehatan selama bulan puasa supaya tetep fit?

Sumber referensi

https://hellosehat.com/herbal-alternatif/herbal/manfaat-habbatussauda-untuk-kesehatan/

32 Replies to “4 Tips menjaga kesehatan keluarga selama puasa”

  1. Sejak lama sy sudah mengkonsumsi antangin untuk menjaga daya tahan tubuh. Memang membantu banget supaya badan tetap fit

  2. Antangin emang andalan banget dan rasanya juga enak soft gak terlalu strong. Selama puasa dilanjut mudik lebaran memang rasanya gampang ngedrop ya mba. ditambah aktifitas lainnya. Mau ga mau harus punya dopping supaya tetep kuat

Tinggalkan Balasan