5 Ide jualan di bazar sekolah yang biasanya laris manis

ide menu bazar sekolah

Ide jualan di bazar sekolah anak – Waktu rapotan semester pertama di sekolah kakak, tiap kelas diminta berjualan untuk bazar di sekolah. Kelas kakak kebagian bikin olahan tempe. FYI, sebelumnya kelas kakak sudah pernah praktik bikin tempe di sekolah.

Praktik bikin tempe ini masuk dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pancasila yang disingkat P5 dalam kurikulum merdeka. Agar makin kenal dengan pelajaran P5, saya bahas sedikit yaa tentang mata pelajaran yang baru ada di kurikulum merdeka ini.

Baca juga : 8 Perbedaan SDN di Surabaya masa kini dan dulu

Bagaimana pelajaran P5 hingga jualan di bazar sekolah SDN?

Sejak diterapkan kurikulum merdeka di sekolah kakak, otomatis siwa siswi diberikan projek yang dirancang untuk menguatkan, mencapai kompetensi, dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yag disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan berdasarkan Permendikbudristek No. 56/M/2022.

P5 merupakan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar agar anak memiliki kompetensi global dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan pendekatan proyek yang disarankan dalam pengembangan P5 dapat diawali dengan melakukan observasi atau penyelidikan tentang topik-topik yang dipilih anak sesuai dengan minat dan kebutuhannya masing-masing.

barang dagangan di bazar sekolah
Barang dagangan di bazar sekolah. Kanan : nugget tempe. Kiri : buket snack.

Tiap sekolah punya projek P5 yang berbeda-beda, tergantung kreatifitas guru masing-masing. Di kelas kakak, projeknya membuat tempe. Tiap anak terbagi dalam beberapa kelompok. Tiap kelompok akan membuat tempe masing-masing.

Kemungkinan yang jadi pertimbangan guru kakak memilih membuat tempe sebagai bagian projek P5 karena lokasi sekolah dekat dengan kampung tempe sehingga beli bahan bakunya juga mudah.

Kedelai yang sudah direbus dirumah kemudian dibawa ke sekolah untuk dibungkus bersama-sama. Setelah matang, sebagian tempe digoreng oleh wali murid kemudian dimakan bersama di sekolah. Sebagian lagi dibawa pulang untuk lauk di rumah.

Ngga nyangka, ternyata projek P5 bikin tempe diaplikasikan langsung saat bazar sekolah perdana pasca pandemi. Kelas kakak diminta untuk menjual produk olahan tempe.

Wali murid langsung bagi tugas bikin kreasi tempe. Hasilnya ada beberapa macam produk, seperti keripik tempe balado, nugget tempe, kering tempe, nasi campur, tempe mendoan. Dipacking cantik dan diberi label sehingga bikin tertarik orang untuk beli.

Selain produk olahan tempe, kami juga jualan aksesoris, seperti peniti untuk hijab, bando, gelang, dan buket snack karena bertepatan perayaan hari ibu.

Alhamdulillah.. jualan kelas kakak yang pertama ludes. Emak-emak kalau udah turun ke lapangan langsung emang luar biasa. Hehe

Buat Teman KeluargaMulyana yang masih bingung enaknya jualan apa waktu bazar. Saya coba bagi bocorannya yang biasanya sering diserbu pembeli itu apa aja sih.. *berdasarkan pengamatan pribadi tsah.. ;p

5 Ide jualan di bazar sekolah

Camilan

Bikin camilan yang disukai banyak orang. Paling aman jual pentol, cilog, burger, kebab, sosis bakar, cireng, molen, cireng, dimsum, brownies, muffin. Kalau mau praktis jualan camilan dari frozen food, seperti mini kebab, sosis jumbo, burger, cireng, nugget, kentang goreng. Tinggal siapin racikan bumbu dan saus yang bikin orang tertarik pengen beli.

Minuman

Jual minuman itu enaknya ngga ribet karena semua udah disiapin dari rumah. Tinggal dipajang di meja. Sebaiknya bawa cooler bag agar bisa mempertahankan kesegaran minuman, dan sebaiknya bawa minuman dalam keadaan beku. Agar ketika dipajang minuman tetap dingin.

Contoh minuman yang bisa dijual saat bazar seperti es susu jelly, es cincau, es kunyit asam, es sari kedelai, es dawet, es cao, es mango sago, es kopyor, es millo, es cokelat, es cendol, puding sedot, es blewah.

Mainan

Anak-anak paling demen sama mainan jadi pasti lakuu. Teman KeluargaMulyana bisa jual stiker, buku mewarnai, buku dongeng, mainan edukatif, slime, yoyo, ular tangga, lato-lato yang lagi viral. Ckck

Mainan edukatif sekarang banyak macamnya, seperti mainan pasir, puzzle, bongkar pasang, play dough, light up pop pipes.

Aksesoris

Jual aksesoris yang menarik bin cantik bikin anak-anak pengen belii, seperti bando warna warni, gelang, kalung, bros, topi, anting-anting, dan masih banyak lagi. Usahakan aksesoris berbentuk unyu, warna warni, dan bentuknya menarik tapi harganya juga murah.

Nasi dan mie

Kalau sebelumnya saya sarankan jual camilan, buat Teman KeluargaMulyana yang hobi masak bisa coba jualan nasi dalam porsi kecil, dan wajib dipacking menarik. Nasi campur yang dijual di kelas kakak dibentuk kerucut dibungkus plastik. Bagian bawah nasi putih, bagian tengahnya mie, bagian atas kering tempe. Kelihatannya seperti tumpeng mini dan menarik untuk dibeli.

Harganya sengaja dibikin ramah kantong anak SD, tujuannya yang penting cepet ludes, jadi ngga ambil untung banyak.

Yang perlu diperhatikan juga, agar orang tertarik beli kudu dipacking menarik dan diberi label agar nampak professional gitchu. Jangan lupa beri pamflet yang bertuliskan nama makanan dan minuman yang dijual berserta harganya. Kalau bisa bikin dekor ala meja dessert agar jualan bisa terlihat semua di meja. Terus harganya yang ramah kantong, ngga melebihi uang sakunya anak-anak, kecuali yang beli mamaknya. Wkwk

Semoga 5 ide jualan di bazar sekolah anak bisa menginspirasi Teman KeluargaMulyana semua untuk membangkitkan jiwa wirausaha anak-anak agar mereka makin kreatif ngumpulin cuan di kemudian hari. Tinggal pilih sesuai tema sekolah anak dan keinginan anak.

4 Replies to “5 Ide jualan di bazar sekolah yang biasanya laris manis”

  1. kurikulum sekarang sepertinya agak berbeda dengan zaman aku dulu ya
    yang sekarang ada kayak entreprenuershipnya dan bisa melatih kemampuan anak-anak buat peka sama bisnis juga atau mungkin peka untuk ide-ide jualan sederhana kayak gini
    tapi bener juga mbak, kalau ide jualan minuman biasanya yang paling laris. Kalau ada acara 17-an di kampung, bazar minuman udah dipastikan larisss, wajar juga karena cuaca panas, orang cenderung nyari yang seger seger
    baidwei, buket snacknya lucuk juga ya

  2. paling suka jualan camilan seperti risol dan pisang goreng karena pasti disukai banyak anak-anak 😀

  3. Ihhh seru memang kalo ada Bazaar gini di sekolah 😄😄. Kemarin itu anakku yg cowo kelompoknya pada bikin siomay. Ludes juga. Kalo si kakak makanan khas Betawi, jadi pada jual gado2.

    Anak2 yg jualan juga seneng, dan anakku Trutama JD suka gado2 sejak itu 😄. Padahal sebelumnya biasa aja

    Seru juga bikin tempe mbaa. Aku dr dulu penasaran cara bikinnya. Itu ga perlu difermentasiin lama Yaa? Soalnya aku baca kedelainya cuma direbus?

    1. Nah, sisi positifnya dari berjualan ini anak-anak jadi kenalan sama makanan yang sebelumnya dia males coba kan ya mba.
      Setelah jualan dan coba rasanya ternyata enak, jadi tertarik sama beragam makanan yang sebetulnya enak tapi belum dicobain aja.

      Tempe direbusnya di rumah mba
      Pas dibawa ke sekolah kedelainya udah matang dan siap difermentasi jadi tempe.
      Di sekolah cuma bungkusin tempe di daun pisang kecil-kecil gitu. Jadinya lumayan banyak

Tinggalkan Balasan